Jumat, 23 Januari 2009

Dibalik Nikmatnya Sebatang Rokok


Seringkali kita melihat orang-orang di berbagai tempat dan berbagai penjuru negeri ini begitu asyiknya menghisap dan menikmati rokok. Bahkan seringkali terlihat bukan hanya orang-orang dewasa saja melainkan juga anak-anak dan remaja yang tampak begitu asyik dan bangganya dengan rokok dalam genggaman jemari mereka. Memang benar bahwa rokok sampai saaat ini masih menjadi dilema pemerintah dan dilema sosil kemasyarakatan. Disatu sisi rokok dengan berbagai industrinya yang bersifat massal dan menyerap banyak tenaga kerja sangatlah membantu pemerintah dalam mengentaskan angka pengangguran sementara disisi lain rokok dengan berbagai bahayanya menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi pemerintah dalam menanggulanginya.

Seirama dengan dilema yang dihadapi pemerintah, demikian pula dalam tata kehidupan di masyarakat dimana rokok telah mensugesti banyak orang dengan dalih meningkatkan ide dan semangat kerja dan berkarya disatu sisi dan meninggalkan persoalan lain berupa tingginya beban pengeluaran keuangan dan dampak social lain terutama pada lingkup pergaulan anak dan remaja.
Dalam konteks tulisan ini, saya tidaklah akan membahas berbagai permasalahan pemerintah maupun kemasyarakatan yang ada terkait rokok, karena memang hal itu bukanlah bidang saya. Kali ini saya akan sedikit mengupas sesuatu yang terkandung dalam kenikmatan sebatang rokok.
Rokok termasuk zat adiktif karena menimbulkan ketagihan dan ketergantungan. Rokok terbuat dari bahan utama tembakau dengan beberapa kandungan tambahan seperti kertas, plastik, cengkeh, aroma, penambah rasa dan berbagai zat lainnya sebagai pengawet. Adanya berbagai zat,unsur dan bahan –bahan dalam sebatang rokok ini tentunya mempunyai berbagai efek baik yang bernilai positif maupun bernilai negative bagi para penghisapnya.
Berbagai zat yang terkandung dalam sebatang rokok ini marilah kita kupas satu-persatu. Zat yang sudah lazim dikenal oleh masyarakat dari sebatang rokok adalah Nikotin. Zat ini merupakan senyawa kimia yang terlarut dalam darah, zat ini akan memberikan efek ketergantungan terhadap tubuh baik secara fisik maupun psikologis sehingga yang bersangkutan akan merasa tidak nyaman bila belum menghisapnya.
Zat lainnya yang juga sudah banyak dikenal adalah Tar, yaitu senyawa karbon kompleks yang mempengaruhi metabolisme sel pemacu kanker. Karbon monoksida, mrupakan zat lain yang terkandung dalam rokok yaitu zat yang mempunyai daya rekat dengan butir darah merah lebih besar dari oksigen, apabila konsentrasinya tinggi. Hydrogen syanida juga dapat kita temukan dalam rokok, zat ini adalah senyawa racun dimana dalam konsentrasi rendah dapat membunuh manusia.
Ada banyak lagi berbagai zat yang dapat kita temukan dalam sebatang rokok seperti Aceton yang pada dasarnya merupakan pelarut kimia untuk cat kuku, cat kapal, fiberglass, dll. Dalam tubuh manusia, zat ini mempunyai efek dalam merusak sel. Toluiding, Zat kimia yang digunakan dalam industri cat, plastik, dan lain lain. Ada juga Amonia yaitu kimia pelarut dan industri dimana dalam tubuh manusia dengan konsentrasi tinggi akan dapat menyebabkan kematian.
Urethane dan toluene merupakan zat yang digunakan pada industri untuk pelarut dan fiberglass polyurethane, zat inipun seringkali kita temukan dalam sebatang rokok, dapat kita bayangkan bagaimana jadinya tubuh kita bila mengkonsumsi kedua zat ini.
Selain itu masih banyak lagi zat-zat yang dapat kita temukan dalam sebatang rokok yang memiliki efek merusak bagi tubuh diantaranya : Methanol zat ini dapat meracuni syaraf pada mata, Pyrene yang merupakan senyawa kimia berbahaya terhadap pembuluh darah, Napthale biasa di gunakan sebagai bahan dasar kapur barus. Zat lainnya lagi seperti Cadmium , Senyawa untuk pembuatan accu, Vinil chloride Senyawa plastic, Arsenil yang merupakan racun terhadap sel dan popular dalam kasus terbunuhnya Aktivis HAM Moenir. Phenol Merupakan zat yang bersifat iritan terhadap sel, DDT yang biasa digunakan sebagai racun untuk nyamuk, dan unsur-unsur lainnya.
Dengan badanya berbagai zat yang terkandung dalam sebatang rokok tersebut, menjadikan rokok sebagai salah satu monster pembunuh yang banyak memakan korban…… namun banyak yang tidak menyadarinya. Hal ini dikarenakan rokok tidaklah seperti pembunuh yang sebenarnya dimana dengan sebilah senjata dan langsung menyebabkan kematian, namun rokok membunuh dengan melalui sebuah proses. Lalu seperti apa sih proses ataupun bahaya yang dapat ditimbulkan oleh rokok terhadap tubuh manusia ?
Marilah kembali kita sisiri satu persatu. Rokok dapat menyebabkan gagangguan fungsi normal pada Otak, Jantung, fungsi Sexual. Selain itu pada rokok berpengaruh pula pada Kulit dan otot dimana kulit cepat tua bahkan menghitam. Pada paru-paru dan tenggorokan dapat menimbulkan resiko kanker, dalam Saluran cerna dapat menyebabkan Ulkus peptikum, spasme otot, dan kronis ulserasi. Resiko lainnya dari sebatang rokok adalah pada Kelenjar ludah perut pancreas.
Stroke,resiko hipertensi, darah rusak, pembuluh darah rapuh dan menutup/ tersumbat juga merupakan salah satu ancaman yang ditimbulkan oleh sebatang rokok. Batuk karena iritasi dan keringnya tenggorokan akibat asap dan zat kimia lainnya merupakan salah satu efek negative yang biasanya dapat dirasakan dalam jangka waktu relative pendek oleh para penghisap rokok.
Demikianlah apa yang terkandung dalam sebatang rokok yang kecil, mungil, dan imut-imut itu ternyata demikian hebatnya pengaruh yang dapat diakibatkan terhadap tubuh kita. Jadi… Kenalilah dahulu ROKOK Sebelum kita menghisapnya.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

betulkan rokok tu selain merusak kesehatan ,juga merusak moral bangsa secara tidak langsung, apa sih manfaat nya rokok?

sekalian mau numpang ijin promosi blog tentang:
Lose water weight in day
mohon maap kl tidak berkenan
terima kasih

Template by - Abdul Munir | Daya Earth Blogger Template